Perry Mason berbohong kepada polisirnrnMr. Mason, bukankah anda mengaku bahwa anda telah membuat pernyataan palsu kepada polisi?"rnPerry Mason menyeringai, "Betul."rn"Apakah itu bukan suatu kejahatan?"rn"Bukan. Orang boleh saja berbohong kepada polisi atau kepada siapa pun sesuka hati. Jika bohongnya bertujuan untuk melindungi seorang pembunuh, dia mungkin disalahkan bersekongkol untuk menghala…
Wah, ini sesuatu yang baru," kata Perry MasonrnrnKlien Mason, Peter B. Kent, mempunyai kebiasaan berjalan dalam tidur. Suatu hari, pagi-pagi sekali, seseorang di rumah Kent ditemukan mati tertikam sebilah pisau. Senjata pembunuh yang bernoda darah itu kemudian ditemukan di bawah bantal Kent.rn"Jika saya akan menjadi pembela Anda, Kent," kata Mason, "Anda harus meyakinkan saya bahwa anda tidak b…
Perry Mason terlibat kesulitan gandarnrnMr. Mason, kapan orang boleh membunuh seseorang--dan dibenarkan?"rn"Dalam tindakan membela diri," kata Mason.rn"Apakah orang ini harus menunggu sampai orang lain itu menembakinya?"rn"Dia harus menunggu sampai dia diserang, atau sampai seorang normal dalam situasi yang sama akan berpikir bahwa nyawanya sedang berada dalam bahaya fisik atau terancam kematia…
Kasus ini berantakanrnrnApakah mereka sudah menemukan mayatnya?"rn"Belum, tapi mereka telah menemukan bukti-bukti baru di sana. Dokter berhasil meyakinkan polisi bahwa si suami ini memang terbunuh."rn"Lalu mayatnya memanjat keluar lewat jendela dan meninggalkan tempat dengan mengendarai mobil. Apa itu bukan mayat yang sangat aktif?" kata Mason."