ketika Geoge dan ketiga sepupunya sedang berpesta di ruamh Isabelle, tiba-tiba lampu padam, danpohon natal dengan segala hiasannya lenyap dalam sekejap !rnPencuri yang aneh !rnUntuk apa pencuri-pencuri itu mengambil pohon Natal yang tidak begitu tinggi harganya ? Sebelum keanehan itu terjawab, tiba-tiba di Toko Grand Bazar pun terjadi perampokan. dan yang diambil hanya satu dos beruang mainan !…
Liburan paskah tiba. Bersama Paman Quentin dan Bibi Fanny, Lima Sekawan berlibur ke Bournemouth, sebuah kota di pantai selatan Inggris.rnKetika sedang berjalan-jalan di pantai, Lima sekawan bertemu dengan Ralph Mory, sutradara televisi BBC stasiun daerah. Ia menawari aLima Sekawan untuk ikut bermain dnegan film televisi. Tentu saja Lima Sekawan senang sekali mendapat kesempatan ini. rnGary Find…
Liburan paskah tiba. Bersama Paman Quentin dan Bibi Fanny, Lima Sekawan berlibur ke Bournemouth, sebuah kota di pantai selatan Inggris.rnKetika sedang berjalan-jalan di pantai, Lima sekawan bertemu dengan Ralph Mory, sutradara televisi BBC stasiun daerah. Ia menawari aLima Sekawan untuk ikut bermain dnegan film televisi. Tentu saja Lima Sekawan senang sekali mendapat kesempatan ini. rnGary Find…
Belum pernah George, julian, Dick dan Anne melihat patung seajaib itu.patung dewa bangsa Inka, yang bisa berbicara !rnPerkenalan mereka dengan James Forrester, pedagang barang antik yang membuka foto di Kirrin, menyebabkan keempat remaja itu bersama Timmy terlibat dalam petualangan yang sangat seru.Patung Dewa matahari yang biasa berbicara itu ternyata mengandung lebih dari satu keajaiban. Dan…
Belum pernah George, julian, Dick dan Anne melihat patung seajaib itu.patung dewa bangsa Inka, yang bisa berbicara !rnPerkenalan mereka dengan James Forrester, pedagang barang antik yang membuka foto di Kirrin, menyebabkan keempat remaja itu bersama Timmy terlibat dalam petualangan yang sangat seru.Patung Dewa matahari yang biasa berbicara itu ternyata mengandung lebih dari satu keajaiban. Dan…
Delapan ratus ! ... Tiga Kali !' tok tok tok ! juru lelangmengetuk pintu untuk ketiga kalinya, dna kursi sandar itupun sha terjual !rnBibi Fany baru saja membeli kursi sandar dan meja tulis antik di pelelangan. Seorang laki-laki ikut menawar kursi itu, dan ingin membelinya kembali dari Bibinya dengan harga yang lebih tinggi. Keliatannya dia berminat sekali, sehingga harinya di amengulangi lagi…