Text
Diriku, Dirimu, Diri-Nya
Tidak selamanya menghibur itu dengankata-katanmanis. Penguatan dnegan doa dan meresapi masalahnya, itulah yang akanmembuatnya mengerti bahwa kita peduli denganya. Saat memanggul salib ke puncak KAlvari, Yesusu pun merasa terhibur dengan hanya dengan kehadiran ibu-Nya MAria. Seuntai kata-kata indah mungkin menyiratkan sejut amakna yang menyejukkan jiwa, namun tindakan nyata kitalah yang menetukan akhir dari kisah itu.rnMembaca buku ini kita diajak untuk senantiasa merefleksikan hidup kita dalam hubungan dengan sesama dan Tuhan, dengan kesadaran mendalam bahwa diriku dirimu dan Diri-Nya adalah satu dalam Kasih.
Tidak tersedia versi lain