Text
Prabarini: Buku Kedua
Jayabhaya, raja Kerajaan Penjalu, terkenal adil dan bijaksana. Rakyat hidup makmur, wilayah kerajaan diperluas sampai ke Swarnadwipa (Sumatera). Kejayaan sang Raja ketika mengalahkan Kerajaan Jambi diabadikan dengan indahnya oleh kepala pendeta istana, Mpu Panuluh, dalam Kakawin Gatotkaca - Craya.rnrnNamun... tak ada gading yang tak retak. Di masa senja usianya, Jayabhaya takluk tak berdaya di depan Dinar, brahmani dusun yang cerdas-jelita, yang baru berusia 18 tahun. Dengan paksa diboyongnya gadis itu ke istana, diangkat menjadi permaisuri, dan dianugerahi nama Prabarini: wanita yang bersinar-sinar.rnrnSementara itu, di Perguruan Widya Trisnapala, Mpu Sedah mempelajari kakawin Hariwangsa karya Mpu Panuluh, yang melukiskan kisah cinta Sri Kresna dengan Dewi Rukmini. Sebagai brahmana muda yang cerdas, ia bisa membaca apa yang tersirat di balik kisah itu, yakni bahwa Permasuri Prabarini tak lain adalah Dinar, kekasihnya.rnrnKekuatan cinta mengalahkan akal-budi. Jayabhaya yang bergelar Madhusudanawata alias titisan Wisnu, dan Mpu Sedah, brahmana muda yang dihormati rakyat, mengabaikan segala dan semua... demi memperebutkan Prabarini.
Tidak tersedia versi lain